Indonesia,
siapa sih yang tidak kenal dengan negeri yang kaya akan budaya ini, negeri yang
damai dengan beragam suku dan adat istiadat. Indonesia dari Sabang sampai
Merauke memiliki kebudayaan yang berbeda-beda yang diturunkan oleh nenek moyang
kita, keberagaman budaya inilah yang membuat Indonesia menjadi lebih berwarna
dan indah. Kalau kita tengok pada jaman sekarang ini apakah anak muda sebagai
generasi penerus bangsa ini masih mempertahankan budaya tersebut?, mungkin
hanya sebagian kecil saja yang masih peduli dan mempertahankan budaya yang
telah ada ini, padahal budaya merupakan jati diri suatu bangsa. Sungguh memprihatinkan
apabila budaya Indonesia ini hanya tinggal cerita, jangan sampai anak cucu kita
tak mengetahui mengenai budaya bangsanya sendiri.
Lalu
apakah yang menyebabkan anak muda jaman sekarang kurang peduli dengan budaya
bangsa ini?, salah satu peyebabnya adalah pengaruh modernisasi. Modernisasi menyebabkan
dengan mudahnya budaya bangsa luar masuk dan berkembang di negeri kita tercinta
ini, modernisasi telah menggores dan mengikis budaya kita. Masyarakat Indonesia
dikenal sebagai masyarakat yang suka bergotong-royong, tapi masih kah ada
budaya gotong royong tersebut?, mungkin hanya masyarakat pedesaan dan pedalaman
yang tetap menerapkan budaya gotong royong tersebut, sedangkan di perkotaan
budaya gotong-royyong tersebut sudah hampir tidak ada lagi dan masyarakatnya cenderung
individualis, hal ini tentu karena pengaruh dari masuknya budaya asing.
Masyarakat Indonesia juga dikenal memiliki budaya beragam dalam bidang
kesenian, tapi kesenian asli dari bangsa kita ini sendiri saat ini keberadaanya
tinggal sedikit karena minimnya upaya pemerintah untuk melestarikannya dan
tidak ada kepedulian dari para anak muda untuk menjaganya agar tetap ada,
bahkan lebih parahnya anak muda jaman sekarang lebih mengagumi budaya bangsa
orong lain dan meras malu dengan budaya bangsanya sendiri.
Budaya
Indonesia yang seutuhnya hanyalah terdapat di daerah pedalaman pedesaan yang
masyarakatnya masih memegang teguh apa yang diajarkan oleh nenek moyang mereka
dan masih menutup diri akan modernisasi, sedangkan masyarakat perkotaan saat
ini sudah sangat langka sekali yang memiliki rasa peduli dengan keberadaan
budaya bangsanya kecuali mereka yang mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi.
Saat ini belum terlambat untuk meperdalam kembali budaya bangsa kita ini dan
memperkenalkannya kepada generasi penerus bangsa ini, karena bangsa yang besar
adalah bangsa yang berbudaya, dan nasib suatu bangssa tergantung generasi
penerusnya, selamatkan Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar